Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Pengangguran di Kabupaten Mamuju
Keywords:
Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat PengangguranAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran dan mengetahui korelasi indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran di Kabupaten Mamuju. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa data time series dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2022 data mengenai indeks pembangunan manusia dan tingkat pengangguran di Kabupaten Mamuju. Metode analisis yang digunakan uji asumsi klasik dan regresi linear sederhana alat uji secara parsial (uji-t) dan uji korelasi determinasi untuk mengetahui kuat atau lemahnya hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen dengan derajat signifikan 0,05 (e=5%). Hasil analisis untuk menggunakan uji asumsi klasik dilakukan untuk menunjukan bahwa pengujian yang dilakukan telah lolos dari normalitas data, multikolonieritas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas sehingga pengujian dapat dilakukan ke analisis regresi linear. Pengujian normalitas data digunakan untuk melihat apakah dalam sebuah model regresi dengan model uji parsial memiliki distribusi normal atau tidak, model regresi yang baik adalah regresi yang memiliki data yang normal. Variance infaltion factor (VIF) dan tolerance, maka apabila VIF melebihi angka 10 atau tolerance kurang dari 0,10 maka dinyatakan terjadi gejala multikolinieritas sebaiknya pabila nilai VIF kurang dari 10 atau tolerance lebih dari 0,10 maka dinyatakan tidak terjadi multikolinieritas bahwa nilai VIF 4,153 > 10 dan nilai toleransi 0,174 > 0,10, sehingga model regresi dinyatakan tidak terjadi gejala multikolinieritas data. Dasar pengambilan keputusannya adalah sebagai berikut : 1) Angka D-W dibawah - 2 berarti terdapat autokorelasi positif. 2) Angka D – W diantara -2 sampai +2 berarti tidak ada autokorelasi. 3) Angka D-W diatas +2 berarti terdapat autokorelasi yang negatif dalam pengujian secara autokorelasi. Angka persamaan regresi linear sederhana, penjelasan model konstan sebesar 305.552 yang artinya bahwa jika Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mamuju terhadap tingkat penganguran di Kabupaten Mamuju kostan atau X = 0 maka tingkat pengangguran di Kabupaten Mamuju (Y) nilainya sebesar 305.552. Nilai b adalah nilai koefisien regresi sebesar 0,571yang artinya, bahwa jika Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Mamuju dinaikkan satu satuan maka tingkat pengangguran akan naik sebesar satu satuan sebesar 0,571 dalam setiap periode, artinya terjadi hubungan signifikan antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mamuju terhadap tingkat pengangguran di Kabupaten Mamuju, nilai 0,001 < 0,05 dan angka thitung yang didapatkan sebesar 7.115 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 3,76. Uji korelasi nilai r yang didapatkan sebesar 0,842. Hal ini berarti hubungan korelasi menandakan terdapat keeratan hubungan korelasi yang kuat antara variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mamuju dan tingkat pengangguran di Kabupaten Mamuju.
References
Amanda, (2015). Ekonomi Pembangunan Daerah, Teori dan Konsep Kebijakan. Penerbit UPP AMP YKPN. Yogyakarta
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mamuju
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mamuju
Djamin (2018). . Pengantar Ekonomi Pembangunan , Edisi Pertama, Yogyakarta. Penerbit Bagian Penerbitan Sekilah Tinggi Ilmu Ekonomi
Friedman, (2011). Perekonomian Indonesia Lanjutan Cetakan Pertama, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta
Gustav Ranis (2019). Prospek Perekonomian Daerah Dalam Rangka Era Globalisasi. Cet. 1. Rineka Cipta. Jakarta
Hadi, (2017). . Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Penerbit Rineka Cipta: Jakarta
Jhingan, (2015). Memahami Pendidikan dan Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit LBM
Kumala, Dewi (2021). Pemanfaatan Alokasi Dana Pembangunan dalam Mengatasi Tingginya IPM di Kota Semanding
Kusnadi (2016). Pertumbuhan Ekonomi. Teori dan Konsep Masalah Kebijakan Daerah. UPP AMP YKPN Yogyakarta
Kusnadi, (2014). Ekonomi Pembangunan Dalam Pengentasan Kemiskinan. Jakarta: LP Universitas Indonesia
